Sabtu, 22 April 2017

Aku Tidak Menyesal Menjadi Orang Baik, yang Kusesali Baik Pada Orang yang Salah

Aku Tidak Menyesal Menjadi Orang Baik, yang Kusesali Baik Pada Orang yang Salah

Baca Juga

Di dunia ini, kehidupan berjalan sering - kali dengan penuh terjal, duka dan juga kerasa sakit. bermacam perasaan tercampur didalamnya, mulai dari kerasa senang, bahagia, cemburu, berkecil hati dan juga kecewa.

bagaikan manusia kita benar dituntut buat ingin berhubungan dengan teman disekitar kita. dan juga orang - orang itu pula memiliki sifat sendiri - sendiri terlebih lagi tidak terduga.

terdapat yang betul - betul baik, terdapat yang pura - pura baik dan juga terdapat pula yang betul - betul tidak baik. dari ketiga watak itu yang amat beresiko pastinya orang yang bermuka 2 (pura - pura baik) , di depan ia menampilkan wajah malaikat, tetapi tidak segan menusuk dari belakang

dalam kehidupanku, saya kerap menemui itu. tetapi, saya senantiasa yakin bila saya baik pada orang, hingga sesuatu dikala saya hendak memperoleh balasan dari kebaikan itu. sayangnya terdapat banyak orang yang menggunakan kebaikan itu buat menyakiti saya seorang diri.

sesungguhnya saya tidak sempat menyesal jadi seseorang yang baik buat memegang prinsip hidupku. sayangnya, saya terasa menyesal dikala ketahui orang yang kuanggap baik dan juga kuperlakukan baik, kesimpulannya hendak berupaya menyakitiku.

ia memakai kebaikanku buat menyakitiku
saya berupaya hormat kepada seluruh orang, tiap berjumpa saya berupaya buat tersenyum, bertanya laporan dan juga memperlakukannya bagaikan seseorang sahabat baik.

terlebih lagi sering - kali takut ataupun turut berkecil hati dikala ia memperoleh permasalahan. sayangnya seluruh perilaku itu dibalas dengan pengkhianatan buat memperoleh apa yang ia ingin.

ia terlebih lagi tidak segan - segan menghalalkan seluruh trik sampai menfitnah teman . ia menggunakan keyakinan orang, buat membikin teman membenciku. tetapi kala di depanku ia senantiasa berlagak manis dan juga seolah tidak sempat terjalin apa - apa.

ia seolah terasa yang jadi yang tersakiti dan juga jadi korban
ia mulai menyalahkanku atas seluruh penderitaan yang saat ini ini lagi ia rasakan, sementara itu saya senantiasa berupaya buat berlagak baik kepadanya.

tetapi, cuma karna telah memperoleh apa yang ia ingin dengan seluruh triknya yang nista, ia terasa saya berupaya merebut berulang, apa yang benar sudah sepatutnya jadi milikku.

jujur aja, kerasanya betul - betul konyol dan juga membingungkan. ia seolah kurang ingat gimana ia telah menyakiti dan juga menusukku dari balik dengan seluruh fitnahannya dan juga seketika terasa kalau dialah yang tersakiti dan juga jadi korban. ia betul - betul manusia tanpa malu kesatu yang sempat kutemui dalam hidupku.

jujur aja, saya masih berupaya memaafkannya, tetapi kebencian mulai menumpuk di hatiku
saya cuma manusia biasa yang cuma dapat berupaya baik pada orang dan juga pula berupaya memaafkan tanpa mau menaruh dendam. saya juga sudah berupaya semaksimal bisa jadi buat tidak memohon ataupun berdoa perihal kurang baik pada orang yang menyakitiku itu.

tetapi jujur aja, saya juga dapat memiliki kerasa benci yang menumpuk dalam hatiku dan juga dapat timbul kapan aja, dikala saya betul - betul tidak tahan. bila saat ini saya masih berlagak tabah, hingga itu cuma buat senantiasa melindungi harga diri dan juga tidak terpancing emosi yang kesimpulannya hendak merugikanku seorang diri.

saya sudah amat berupaya buat tidak menaruh dendam kepadanya, terlebih lagi masih berupaya tersenyum dan juga menyapa dikala tidak terencana berjumpa.

saya cuma sanggup meringik dan juga mengantarkan seluruh kerasa sakit hati ini, dalam doa - doaku saja
cuma kepada tuhanku, saya dapat mengantarkan seluruh kerasa sakit hati yang saya terima. cuma kepada - nyalah saya dapat meringik dan juga memohon pertolongan.

walaupun begitu saya sebisa bisa jadi berupaya supaya tidak memohon perihal kurang baik dikala berdoa. saya cuma memohon kebahagiaan dan juga proteksi buat orang - orang yang tetap saya sayangi dan juga kurindukan dan juga mudah - mudahan orang yang menyakitiku itu siuman apa yang lagi ia perbuat.

tetapi, saya pula tidak hendak sempat menyudahi jadi orang yang baik
prinsip hidupku merupakan memandang orang - orang yang kusayangi senang karna kebaikan yang saya jalani. walaupun dalam tiap kehidupan hendak banyak orang yang menyakitiku, saya tidak hendak menyesal dan juga berupaya buat berbuat sebaik bisa jadi kepada mereka.

saya hendak senantiasa berupaya tersenyum dan juga menyapa dikala berjumpa dan juga berupaya menolong bila benar itu yang dibutuhkan. tetapi, akupun hendak berdoa supaya tuhan pula mempertemukan saya dengan lebih banyak orang - orang baik yang menyayangiku dan juga menerimaku apa terdapatnya.

supaya saya dapat terus termotivasi buat melaksanakan perihal yang baik dan juga tidak sempat terasa kalau kebaikanku itu percuma.





( sumber: liprosol. blogspot. co. id )

Related Posts

Aku Tidak Menyesal Menjadi Orang Baik, yang Kusesali Baik Pada Orang yang Salah
4/ 5
Oleh